"Belum jaminan calon dapat dikenal, itu tergantung tingkat popularitas," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari kepada detikcom, Sabtu (10/5/2008).
Menurut Qodari, calon independen jangan terlalu pede dikenal dan disukai oleh masyarakat. Masyarakat pada zaman sekarang ini sudah semakin pandai dan selektif dalam memilih calon pemimpin di daerahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Qodari gembira calon independen diperbolehkan ikut pilkada meski peraturan ini terlambat.
"Ini sebenernya terlambat. Sudah lama calon independen diajukan ke MK. Ini sudah terjadi pelanggaran hak konstitusi," pungkas Qodari.
(nik/ana)











































