"Itu bisa mengganggu mekanisme pemberantasan korupsi yang sudah cukup kuat sekarang. Nanti bisa menimbulkan kecurigaan. Misalkan ada anggota partai A ditangkap oleh KPK, PDIP bisa dituding, wah ini kerjaannya PDIP buat menjegal. Politisasinya luar bisa mengerikan," kata pengamat dari lembaga kajian politik Indo Barometer M Qodari.
Hal tersebut disampaikan Qodari dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (8/5/2008) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebaiknya Antasari Azhar jangan diganggu dengan iming-iming seperti itu. Dia punya tugas besar memberantas korupsi. Sementara korupsi itu sering terkait dengan jabatan publik, dengan parpol," urainya.
Bergabungnya Antasari dengan PDIP, imbuh dia, juga dikhawatirkan menghancurkan PDIP.
"Saya khawatir kalau nantinya tergoda. Ini juga bisa memperburuk citra PDIP. Padahal PDIP termasuk parpol yang sering mengeluarkan pernyataan mendukung pemberantasan korupsi," jelas Qodari. (fiq/nrl)










































