Bau Politis di KPK Jika Antasari Jadi Cawapres PDIP

Bau Politis di KPK Jika Antasari Jadi Cawapres PDIP

- detikNews
Jumat, 09 Mei 2008 09:23 WIB
Jakarta - Lirikan PDIP terhadap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar untuk dijadikan cawapres pada Pemilu 2009 sarat risiko. Pemberantasan korupsi nanti akan penuh bau politis.

"Itu bisa mengganggu mekanisme pemberantasan korupsi yang sudah cukup kuat sekarang. Nanti bisa menimbulkan kecurigaan. Misalkan ada anggota partai A ditangkap oleh KPK, PDIP bisa dituding, wah ini kerjaannya PDIP buat menjegal. Politisasinya luar bisa mengerikan," kata pengamat dari lembaga kajian politik Indo Barometer M Qodari.

Hal tersebut disampaikan Qodari dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (8/5/2008) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi, lanjut Qodari, akhir-akhir ini KPK kerap menangkap sejumlah politisi korup. Dia khawatir hal ini menunjukkan gambaran PDIP yang mau mengambil hati KPK. Efek sampingnya, KPK bisa dituding berlaku diskriminatif.

"Sebaiknya Antasari Azhar jangan diganggu dengan iming-iming seperti itu. Dia punya tugas besar memberantas korupsi. Sementara korupsi itu sering terkait dengan jabatan publik, dengan parpol," urainya.

Bergabungnya Antasari dengan PDIP, imbuh dia, juga dikhawatirkan menghancurkan PDIP.

"Saya khawatir kalau nantinya tergoda. Ini juga bisa memperburuk citra PDIP. Padahal PDIP termasuk parpol yang sering mengeluarkan pernyataan mendukung pemberantasan korupsi," jelas Qodari. (fiq/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini