Carrefour & PT Ratu Sayang Saling Lempar Tanggung Jawab

Insiden Carrefour Ratu Plaza

Carrefour & PT Ratu Sayang Saling Lempar Tanggung Jawab

- detikNews
Selasa, 06 Mei 2008 12:03 WIB
Jakarta - Carrefour Ratu Plaza menuding pengelola gedung PT Ratu Sayang yang bertanggung jawab atas insiden pingsannya 27 karyawan Carrefour. Namun, PT Ratu Sayang Internasional malah menilai insiden itu tanggung jawab Carrefour.

Pernyataan PT Ratu Sayang Internasional itu disampaikan Maman Sulaeman selaku General Affair pengelola gedung dalam keterangan persnya di lantai 27 Ratu Plaza, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (6/5/2008).

Maman juga kecewa insiden keracunana sudah sering kali terjadi. "Saya kaget kejadian ini terulang kembali. Saya kecewa karena sudah mengeluarkan biaya cukup besar," ujar Maman.

Karena itu, Maman tidak mau perusahaannya disalahkan atas insiden ini. "Perbaikan ini tanggung jawab penyewa (Carrefour), bukan kami," tegas Maman.

Namun begitu, Maman tetap berjanji akan membantu Carrefour. "Kami akan membantu Carrefour sebisa mungkin, karena mereka penyewa terbesar kami," tutur Maman.

Maman juga belum tahu secara persis kapan Carrefour akan dibuka kembali. "Kami belum tahu sampai kapan ditutup. Kami akan mengikuti perintah P2B (Dinas Penataan dan Pengawasan Bangunan (P2B) DKI Jakarta)," ujar Maman.

Sebelumnya pihak Carrefour menyatakan, pihak pengelola gedung PT Ratu Sayang yang bertanggung jawab atas pingsannya 27 karyawan Carrefour.

"Kejadiannya di basement ketika listrik mati. Sirkulasi udara tidak sempurna. Itu merupakan tanggung jawab pemilik yaitu PT Ratu Sayang. Kami hanya penyewa," kata Corporate Affairs Director Carrefour Irawan D Kadarman ketika dihubungi detikcom.



(mar/nrl)


Berita Terkait