Nunung membakar diri di rumahnya di Jalan Kapas Madya II F No 22-A, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (2/5/2008).
Menurut tetangga Nunung, Kirno (40), keluarga Nunung memang sering mengeluh akibat banyak utang. "Bahkan 3 hari sebelum kejadian ini, suami korban Asnawi (35) tidak pulang ke rumahnya," kata Kirno.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Udah biarin aja, wong saya mau ceraikan," ujar Kirno menirukan Asnawi.
Mengenai kronologis kejadian, sebelum pukul 19.30 WIB, Nunung menyuruh Nur tetangganya membeli minyak tanah seharga Rp 2.000. Setelah minyak tanah datang, Nunung mengunci pintu.
Nunung dan anaknya pun langsung berbaring di ruang tamu dan menyiram tubuh mereka dengan minyak tanah. Api kemudian disulutkan dan langsung membakar tubuh mereka.
Namun karena tidak kuat panas, Nunung berusaha lari ke sumur dalam kondisi tubuh yang terbakar. Saat hendak meloncat ke dalam sumur, dia terjatuh. Dia pun berteriak-teriak. "Tolong..tolong".
Warga yang mendengar teriakan berdatangan menghampiri Nunung dan melarikan Nunung dan Ahmed ke RSU dr Soetomo.
Nunung dan anaknya pun terselamatkan. Namun keduanya mengalami luka bakar. Nunung mengalami luka bakar di tubuh bagian depan serta muka. Sementara putranya hampir seluruh tubuhnya mengalami luka bakar. (mly/mly)











































