Pejabat Tembak Sapi Kurban Idul Adha Pakai Senapan, Publik Malaysia Terbelah

Pejabat Tembak Sapi Kurban Idul Adha Pakai Senapan, Publik Malaysia Terbelah

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 02 Jun 2026 08:34 WIB
Cuplikan dari video berdurasi 38 detik yang menunjukkan Kepala Menteri Perlis, Abu Bakar Hamzah, menembak seekor sapi dengan senapan saat Idul Adha.
Cuplikan dari video berdurasi 38 detik yang menunjukkan Kepala Menteri Perlis, Abu Bakar Hamzah, menembak seekor sapi dengan senapan saat Idul Adha. (X via South China Morning Post)
Jakarta -

Seorang kepala menteri negara bagian Malaysia tengah diselidiki polisi setelah sebuah video viral menunjukkan menembak sapi kurban dengan senapan saat Idul Adha. Aksi pejabat Malaysia itu memicu kemarahan publik dan pertanyaan tentang penggunaan senjata api, kesejahteraan hewan, dan aturan penyembelihan kurban.

Dilansir South China Morning Post, Selasa (2/6/2026), polisi di Perlis, sebuah negara bagian kecil di utara yang berbatasan dengan Thailand, mengatakan mereka telah menyita senapan yang diyakini telah digunakan oleh Kepala Menteri Abu Bakar Hamzah di Kuala Perlis pada Kamis (28/5).

Petugas juga menyita sembilan butir amunisi peluru dan mencatat pernyataan Abu Bakar setelah laporan polisi diajukan terkait video berdurasi 38 detik yang beredar di media sosial, kata kepala polisi Kangar Yusharifuddin Mohd Yusop pada Sabtu (30/5).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meskipun pemeriksaan mengkonfirmasi Abu Bakar memiliki izin senjata api yang sah untuk senjata tersebut, polisi sedang menyelidiki kasus ini berdasarkan Pasal 39 Undang-Undang Senjata Malaysia 1960, yang mengatur penggunaan senjata api di tempat umum. Hukuman bagi pelaku adalah penjara hingga satu tahun, denda hingga 2.000 ringgit (US$504), atau keduanya.

Abu Bakar membela tindakannya, mengklaim sapi tersebut lepas dan menjadi agresif selama upacara. "Saya tidak menembak sapi itu untuk bersenang-senang. Sapi itu menjadi agresif," katanya seperti dikutip oleh Free Malaysia Today.

"Jika kami membiarkannya dan sapi itu menanduk seseorang hingga tewas, siapa yang akan bertanggung jawab?" tambahnya.

Abu Bakar mengatakan ia menembak hewan itu di kaki, setelah itu sapi tersebut jatuh dan disembelih "seperti biasa".

Dalam unggahan media sosial, Abu Bakar mengatakan ia secara pribadi telah menyembelih 25 ekor sapi sebagai bagian dari Idul Adha.

"Tembakan itu diarahkan ke area paha atas dengan tujuan melumpuhkan pergerakan sapi, bukan untuk membunuhnya," tulisnya dalam unggahan terpisah, menurut laporan di surat kabar lokal The Star.

Insiden tersebut dengan cepat memecah belah media sosial Malaysia, dengan sebagian menuduh Abu Bakar melakukan kekejaman dan sebagian lainnya mengatakan ia bertindak untuk melindungi orang-orang di sekitarnya.

"Apakah dia membawa senjata api untuk semua acara publik?" tanya seorang pengguna. Yang lain menulis: "Memiliki senjata api secara legal bukan berarti Anda dapat menembak begitu saja secara legal." Yang ketiga mengangkat kekhawatiran: "Apakah sapi itu masih dianggap halal?"

Mufti Perlis Mohd Asri Zainul Abidin kemudian mengatakan bahwa hewan ternak yang halal tetapi terlalu berbahaya atau sulit ditangkap untuk disembelih dapat ditembak atau dijinakkan terlebih dahulu, menurut media lokal.

Namun, anggota parlemen Jelutong yang vokal, Sanisvara Nethaji Rayer, yang saat ini menjabat sebagai ketua Dewan Wakaf Hindu Penang dan lebih dikenal sebagai RSN Rayer, mempertanyakan mengapa Abu Bakar membawa senjata api ke acara keagamaan.

"Video viral tersebut jelas menunjukkan sapi itu berdiri di area terbuka. Tidak ada seorang pun yang terlihat di dekat sapi itu. Sapi itu berdiri diam dan tidak menyerang siapa pun atau kerumunan orang," kata Rayer dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (30/5).

"Jadi mengapa Abu Bakar menembak sapi itu?" katanya, mendesak polisi untuk menyelidiki dan "mungkin menangkap" pemimpin Perlis tersebut.

Polisi telah mendesak masyarakat untuk tidak berspekulasi, dan memperingatkan bahwa tindakan akan diambil terhadap perilaku yang mengancam ketertiban umum.

Tonton juga video "Sapi Kurban Kabur ke Area Kolam Renang, Pengunjung Kocar-kacir"

Halaman 2 dari 2
(rfs/whn)


Berita Terkait