Ketika mereka berdua berada di dalam kamar di Hotel Mulia, Jalan Asia Afrika pada Senin 28 April malam, Eva menawarkan membuat minuman. Tawaran itu disambut baik Colvin.
"Saya dibuatkan minuman manis dan hangat. Saya langsung minum tanpa curiga. Sekitar 1 jam kemudian saya jatuh tertidur," kata Colvin yang melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada angggota seksi identifikasi Reskrim Polda Metro Jaya, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (29/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Colvin melapor ke polisi dengan menggunakan bahasa Inggris. Karena polisi yang menerima pengaduannya kurang lancar berbahasa Inggris, seorang wartawan yang kebetulan berada di Mapolda Metro Jaya pun membantu.
Namun tiba-tiba Colvin bertanya kepada wartawan itu. "Who are you?" tanyanya dengan pandangan menyelidik.
"I'm a journalist," jawab wartawan tersebut.
Mendengar jawaban itu, raut wajah Colvin berubah masam. Dia menggumankan kata bernada kesal sambil pergi begitu saja.
Meski belum mendapat laporan yang cukup lengkap, namun polisi berjanji akan membantu menyelidiki kasus tersebut. Termasuk melacak perempuan yang diduga terlibat dalam perampokan itu. (nvt/fay)










































