"Kalau kami tidak transparan, kami tidak akan melakukan riset di tempat milik Departemen Kesehatan," kata Dubes AS untuk Indonesia, Cameron R Hume.
Hal ini disampaikan Hume dalam jumpa pers di Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (24/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama, Jones menegaskan, NAMRU-2 melakukan penelitian mengenai penyakit-penyakit tropis.
"Kami tidak melakukan kegiatan intelijen. Kami hanya melakukan riset biomedis," kata Jones.
Jones juga membantah riset NAMRU-2 bertujuan membuat senjata biologis. Menurut dia, semua riset NAMRU-2 atas sepengetahuan dan persetujuan pemerintah Indonesia.
"Kami melakukan penelitian sesuai dengan permintaan pemerintah Indonesia," kata Jones.
Laboratorium NAMRU-2 terletak di Jl Percetakan Negara, Rawasari, Jakarta Pusat, satu kompleks dengan gedung Litbang Depkes. Lab ini beroperasi sejak 1970. Awal bulan ini Menkes Siti Fadilah melarang semua RS di Indonesia mengirimkan sampel penyakit ke NAMRU-2 karena kerjasama dengan NAMRU telah berakhir sejak Januari 2000. (aan/nrl)











































