Jawabannya adalah shock. Eifel dan Arya, pria yang naksir Efielian, mengaku sangat shock saat keluar dari kantor KPK pada Kamis, 10 Februari 2008 lalu.
"Kami shock ketika keluar dari gedung KPK saat magrib. Puluhan kamera menyorot, dan kami tidak bisa bilang apa-apa. Sekarang baru kami bisa ngomong," kata Arya yang mendampingi Efielian dalam jumpa pers di RM Sari Bundo, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/4/2008).
Efielian ikut dibawa ke KPK bersama Al Amin saat penangkapan dilakukan di Hotel Ritz Carlton 9 April 2008 lalu. Dia sempat dimintai keterangan oleh penyidik KPK. Saat dia diperiksa itulah, Efielian yang saat itu masih misterius, disebut-sebut sebagai PSK.
Sayang, Efielian tidak memberikan klarifikasi apa-apa saat itu. Begitu dia dibebaskan oleh KPK pada magrib 10 April 2009, Efielian langsung kabur meninggalkan wartawan dengan naik taksi. Kini, setelah 10 hari kasus penangkapan Al Amin terjadi, mahasiswi semester IV Universitas Pakuan Bogor ini baru membuka mulut. (asy/djo)











































