Demikian disampaikan kantor kepresidenan Timor Leste seperti dilansir harian News.com.au, Sabtu (12/4/2008).
Usai percobaan pembunuhan pada 11 Februari tersebut, Horta langsung dilarikan ke Darwin, Australia untuk menjalani perawatan medis.
"Setelah 65 hari perawatan medis di Darwin, Australia, menyusul insiden pada 11 Februari, Presiden Dr Jose Ramos-Horta akan kembali ke Timor Leste pada 17 April," demikian statemen kantor kepresidenan Timor Leste.
Horta saat ini masih dalam pemulihan di sebuah rumah pribadi di Darwin menyusul kepulangannya dari rumah sakit. Pemimpin berusia 58 tahun itu berencana menggelar konferensi pers setibanya di Timor Leste. Peraih Nobel Perdamaian itu juga akan menyampaikan pidato di depan parlemen nasional.
Sebelumnya sempat beredar kabar mengenai rencana Horta mengundurkan diri dari jabatannya. Namun kemudian kantor kepresidenan membantah hal itu. (ita/ita)











































