Menurut Mohan, teman korban, Renggaya ditemukan sudah tidak bernyawa di kamar 536. "Saat itu saya langsung membawanya ke rumah sakit Pelabuhan," kata dia, Jumat (11/4/2008).
Untuk otopsi luar, korban dibawa ke Rumah Sakit Gunung Jati. "Saya ditelepon, suami saya meninggal dan dibawa ke RS Gunung Jati," ujar Farida (40), istri Renggaya yang ditemui detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kapolres Kota Cirebon, AKBP Mashudi mengatakan Korban meninggal di rumah sakit Pelabuhan setelah terlebih dulu mendapatkan perawatan. "Dia bukan meninggal di hotel, tapi saat dirawat di rumah sakit. Namun untuk proses penyelidikan kita akan tunggu hasil otopsi karena menyangkut warga negara asing," ujar mantan kapolresta Bandung tengah ini.
Menurut dr Hiesma Satyaka, dokter forensik Rumah Sakit Gunung Jati Kota Cirebon, pihaknya akan mengirim jasad Renggaya ke Jakarta untuk proses otopsi. "Kita membawa ke salah satu rumah sakit di jakarta," kata hiesma tanpa merinci penyebab pengiriman.
Bahkan, Hiesma yang ditemui wartawan di kantornya ini, belum bisa memastikan penyebab kematian korban. "Meski ada kejanggalan, namun kita belum bisa memastikan penyebab kematiannya karena perlu melakukan otopsi bagian dalam," pungkas dia. (mly/mly)










































