"Saya kira lagu itu biasa saja. Dalam kasus lagu Slank, BK diseret dalam tindakan yang overacting yang merusak wibawa DPR secara umum," kata Wakil Ketua FPKS Fahri Hamzah di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (11/4/2008).
Fahri menilai BK sebetulnya sudah lama menjadi mainan pribadi orang-orang tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, pimpinan DPR tinjau ulang komposisi keanggotaan BK, memperkuat sistem tugas BK sesuai tatib.
Pada Rabu 9 April, BK DPR membatalkan gugatannya pada Slank terkait lagu 'Gosip Jalanan'. Salah satu bait dalam lagu itu mengkritik mafia di Senayan. Meski demikian, BK tetap mengkritik lagu itu terkait bait tentang 'lendir berceceran'. (aan/nrl)











































