Massa yang berasal dari Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Utara (Sumut) tersebut mendatangi Gedung Konsulat Belanda yang berada di Jalan Mongonsidi, Medan, Sumatera Utara, mulai pukul 14.00 WIB. Mereka menggunakan sejumlah kendaraan umum.
Dalam orasinya Sekretaris Daerah FPI Sumut Indra Suheri menyatakan, pembuatan film Fitna oleh politisi Belanda Geert Wilders, merupakan penghinaan terhadap Islam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Indra Suheri juga mendesak pemerintah Indonesia untuk memutus hubungan diplomatik dengan Belanda sebagai bentuk protes. Hal ini diperlukan untuk menunjukkan sikap pemerintah Indonesia.
"Kami juga menyerukan agar dilakukan boikot untuk seluruh produk Belanda yang ada di Indonesia," ujar Indra
(rul/djo)










































