Oleh pengadilan Meksiko, pembunuh berantai bernama Juana Barraza itu diharuskan mendekam di penjara selama 50 tahun. Juana lebih dikenal sebagai La Mataviejitas atau "pembunuh wanita tua".
Pengadilan juga mewajibkan wanita itu membayar uang sebesar US$ 9.100 atas kejahatannya atau melakukan kerja sosial jika dirinya tidak punya cukup uang. Demikian seperti diberitakan News.com.au, Selasa (1/4/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut para penyelidik independen, sekitar 40 kasus kejahatan lainnya mirip dengan kriminalitas yang dilakukan Juana. Namun keterlibatan wanita itu hanya bisa dibuktikan pada 16 kasus saja.
Kepada media setempat, Juana mencetuskan dirinya membenci wanita-wanita tua karena dianggapnya sombong. Juana merampok dan membunuh korban-korbannya yang berusia 64-82 dan hidup seorang diri.
Menurut pengakuan Juana, dirinya tidak bahagia semasa kecil dan ketika dewasa, hidupnya dilanda kesepian dan berbagai masalah.
(ita/nrl)











































