Warga Cirebon Tertipu Beras Murah 'Tim Sukses' Cagub Jabar

Warga Cirebon Tertipu Beras Murah 'Tim Sukses' Cagub Jabar

- detikNews
Senin, 24 Mar 2008 17:21 WIB
Cirebon - Ratusan orang mendatangi DPRD Kota Cirebon, Jawa Barat. Mereka mengadukan dugaan penipuan penjualan beras murah oleh oknum yang mengatasnamakan salah satu cagub dan cawagub Jawa Barat.

Warga mendatangi DPRD kota Cirebon di Jl Siliwangi, Senin (24/3/2008), dengan berjalan kaki sejauh lebih kurang 3 km. Mereka meminta para anggota dewan segera turun tangan mengusut kasus tersebut.

Warga ditawari beras murah oleh oknum yang mengaku tim sukses salah satu cagub Jabar. Mereka hanya perlu membayar Rp 62 ribu untuk sekarung beras seberat 22 kg. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran untuk beras sejenis yang mencapai Rp 104 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Banyak warga yang tergiur dengan tawaran tersebut. Mereka pun ramai-ramai menyerahkan sejumlah uang kepada oknum tersebut. Namun setelah uang disetor, beras yang dijanjikan tidak juga diterima.

"Kita ini orang kecil, masa ditipu sih. Kembalikan uang kami pak," Ujar Tini, warga Kejaksan kota Cirebon. Dia mengaku sudah menyetor uang pembelian beras sebesar RP 4 juta.

Di Kecamatan Kejaksan, ada puluhan warga yang bernasib seperti Tini. Total uang yang telah mereka setorkan mencapai Rp 150 juta. Selain uang tunai, warga diminta memberikan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga yang ditukar dengan kupon pembelian.

"Saya tergiur membeli beras itu karena harganya jauh lebih murah jika dibandingkan beli di pasar. Saya sudah menyetor uang untuk empat karung," tutur Poniti, warga Kejaksan lainnya.

Warga berharap masalah ini segera ditindaklanjuti DPRD Kota Cirebon. Jika tidak, mereka mengancam akan memboikot Pilkada Jawa Barat yang dilaksanakan April mendatang.

"Kalau uang kami belum kembali sampai pemilihan gubernur nanti, kami tidak akan ikut mencoblos. Karena uang kami hilang gara-gara oknum yang mengaku simpatisan calon Gabernur," papar Tini yang diamini warga lainnya.

Ditemui terpisah Kabagops Polresta Cirebon, AKP Abdullah, mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kebenaran tudingan warga tersebut. Menurut Abdullah, pihaknya telah mengamankan 2 orang panitia penjualan beras murah tersebut.

"Tadi malam kami mendapatkan laporan dari warga Kelurahan Samadikun, Kecamatan Kejaksan. Saat ini kami tengah meminta keterangan dari panitia yang menjanjikan menjual beras murah itu," ungkap Abdullah. (djo/djo)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads