Bekerjasama dengan pemerintah kota Veseli Nad Moravou, KBRI Praha menggelar rangkaian kegiatan tersebut mulai 14/3 hingga 23/3/2008 mendatang di Gedung Balaikota dengan promosi berbagai kerajinan tradisional, topeng, kain batik dan peralatan produksinya.
Selain itu juga dipamerkan benda budaya seperti patung, gamelan, angklung, pemutaran film dan dibagikan brosur-brosur pariwisata Indonesia, Korfungsi Pensosbudpar Azis Nurwahyudi kepada detikcom Minggu petang (16/3/2008) menuturkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sambutannya Azis mengatakan bahwa kegiatan promosi kebudayaan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang akan digelar sepanjang tahun 2008 ini untuk memperingati 50 Tahun Perjanjian Kebudayaan Indonesia-Ceko.
"KBRI dan masyarakat Indonesia di Ceko menyambut baik dan berterima kasih atas perhatian serta kerjasama erat antara kedua bangsa. Diharapkan kerjasama ini dapat terus berlangsung di masa yang akan datang," ujar Aziz.
Sementara itu Direktur Kebudayaan Marcel Rimak mengatakan bahwa kegiatan tersebut menunjukkan perhatian masyarakat Ceko, terutama Veseli Nad Moravou, pada Indonesia. "Kami juga menginginkan terbinanya hubungan baik di antara kedua bangsa," tegas Rimak.
Film dan Seminar
Menjelang dimulai sesi pemutaran film, para pengunjung dihibur dengan Tari Pendet (Bali) oleh gadis Ceko Jana Vozabova dkk.
Hari itu diputar film ‘Aksi Kalimantan’, produksi bersama antara Indonesia dan Ceko(Slovakia) pada 1962. Sebelumnya di Kino Morava telah diputar film ‘Pejuang’ karya Usmar Ismail produksi 1961.
Rangkaian pemutaran film Indonesia ini masih akan disusul dengan Cinta Dalam Sepotong Roti, Gie, Arisan, Denias, Ibunda, dan Anne Van Jogja.
Sementara seminar kebudayaan Indonesia menampilkan pembicara Prof. Zorica Dubovska, warga Ceko yang merupakan pakar kebudayaan Indonesia. Kegiatan ini dilengkapi dengan pementasan orkestra gamelan binaan KBRI Praha.
(es/es)










































