Atribut Kandidat Bertebaran, KPUD Angkat Tangan

Atribut Kandidat Bertebaran, KPUD Angkat Tangan

- detikNews
Rabu, 12 Mar 2008 14:56 WIB
Semarang - Atribut calon gubernur Jawa Tengah (Jateng) bertebaran di seluruh penjuru. KPUD angkat tangan karena tak ada landasan hukum untuk menertibkannya.

"Sampai saat ini kan belum ada calon. Sesuai tahapan pilkada, 23 April nanti, baru ada calon," kata Ketua KPUD Jateng Fitriyah usai rapat di Kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan Semarang, Rabu (12/3/2008).

Fitriyah menjelaskan, saat ini yang ada hanyalah calon dari partai politik. Selama belum didaftarkan ke KPUD, maka mereka tersebut belum bisa disebut calon gubernur atau wakil gubernur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Staf pengajar di Fisipol Undip ini mengatakan, per 23 April mendatang, KPUD menetapkan pasangan calon yang berlaga dalam pilkada. "Saat itu, kami baru bisa bertindak. Atribut yang tidak berada di tempat semestinya, akan ditertibkan," ungkapnya.

Fitriyah mengatakan, atribut yang saat ini sudah bertebaran dimana-mana merupakan tanggung jawab pemerintah setempat. Jika dirasa mengganggu dan tidak legal, pemerintah setempat bisa menurunkannya.

Berdasarkan pantauan detikcom, atribut kandidat memang sudah dipasang jauh-jauh hari. Di akhir Januari 2008, jumlahnya kian banyak karena partai-partai telah menentukan calonnya dan langsung memasang spanduk, baliho, dan poster dimana-mana.

Mengenai jumlah pemilih, Fitriyah mengaku belum bisa memastikan jumlahnya. Sebab hingga saat ini KPUD kabupaten/kota tengah menginventarisir pemilih. Dari daftar sementara jumlah di Jateng kurang lebih 26 ribu. (try/djo)


Berita Terkait