Pemilu Malaysia Digelar, Kepemimpinan Badawi Dipertaruhkan

Pemilu Malaysia Digelar, Kepemimpinan Badawi Dipertaruhkan

- detikNews
Sabtu, 08 Mar 2008 14:43 WIB
Kuala Lumpur - Pemilu Malaysia digelar. Koalisi berkuasa Barisan Nasional diperkirakan akan kembali berjaya. Namun kepemimpinan Perdana Menteri (PM) Abdullah Ahmad Badawi dipertaruhkan.

Barisan Nasional menduduki 90 persen kursi di parlemen yang telah dibubarkan menjelang pemilu. Menurut para pakar politik, kepemimpinan Badawi bisa terancam jika perolehan mayoritasnya turun di bawah 80 persen atau sekitar 178 kursi dari total 222 kursi parlemen yang baru nanti.

Barisan Nasional telah berkuasa sejak kemerdekaan Malaysia dari Inggris pada tahun 1957. Namun belakangan ini koalisi multi-rasial tersebut menghadapi berbagai protes atas meningkatnya harga-harga dan ketegangan sosial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masyarakat sudah muak," cetus Sharil Azrul, seorang pengusaha di Penang. "Harga-hara melonjak. Biaya hidup meningkat. Bahkan harga susu bayi bubuk telah meningkat. Kami ingin oposisi mendapat kesempatan. Mungkin mereka bisa melakukan lebih baik," imbuhnya.

Pemungutan suara dilakukan di sekitar 8 ribu tempat pemungutan suara di berbagai penjuru negeri jiran itu. Hasil pemilu kemungkinan baru akan diketahui pada pukul 16.00 waktu setempat. Demikian seperti diberitakan kantor berita resmi Malaysia, Bernama, Sabtu (8/3/2008).

Dalam pemilu ini, Barisan Nasional berhadapan dengan tiga partai oposisi: Partai Keadilan Rakyat, Partai Islam Malaysia dan Partai Aksi Demokrasi serta berbagai kandidat independen. Selain memperebutkan 222 kursi parlemen, sebanyak 505 kursi legislatif negara bagian juga diperebutkan. Sekitar 11 juta orang dari 27 juta jiwa penduduk Malaysia terdaftar sebagi pemilih.

(ita/ita)


Berita Terkait