Awalnya, dua teknisi tersebut ditugasi oleh pihak pengelola untuk memperbaiki gondola yang sudah tidak berfungsi selama 6 bulan itu. Gondola tersebut terdiri dari boks gondola yang digantungkan dengan dua utas tali baja. Tali baja itu tersebut terkait di atas tuas.
"Sedangkan tuas tersebut di hubungkan dengan tower kecil yang ujung tuas diberi kotak beban. Seperti timbangan," jelas pengeoperasi gondola, Ayub, saksi yang diperiksa polisi di Mapolres, Jaksel, Jl Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (6/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tower ini bisa digeser karena bagian bawah ada rodanya dan berdiri diatas rel kecil," tambah Ayub.
Lalu, tiba-tiba saja, tower tersebut roboh dan tertarik ke arah dinding dan menghantam kedua korban. Akibatnya, dindingpun jebol sehingga korbanpun ikut terhempas jatuh ke bawah. "Kalau sebab tower gondola roboh kami tidak tahu," pungkasnya.
(asp/bal)











































