Diagnosa Aco terkena gizi buruk dikeluarkan Rumah Sakit Haji Suparman yang kini merawatnya.
"Dari hasil pemeriksaan positif gizi buruk," ujar Kepala perawat RS Haji Suparman di RS Haji, Jl Daeng Ngepe, Makassar, Sabtu (1/3/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berat badan Aco hanya 9 kilogram, padahal anak seusia dia harusnya 15 kilogram," jelas Suparman.
Menurut Suparman, kondisi terakhir Aco sejak masuk ke rumah sakit pada Jumat 29 Februari 2008 kerap menangis dan mengeluh suhu badannya meningkat. Sejak masuk perawatan, Aco tidak berhenti diare. Diare baru berhenti Sabtu pagi. Aco juga suka muntah-muntah.Berbeda dengan Suparman, Kadinkes Makassar dr Nur Isbat menyatakan, Aco hanya kekurangan asupan gizi.
"Diare menyebabkan cairan tubuhnya berkurang dan akhirnya lemah. Tapi bukan gizi buruk," kata Nur Isbat.Sejak dirawat di RS Haji sejak Jumat 29 Februari 2008, Aco banyak dijenguk warga sekitar. Aco dirawat di ruang perawatan anak di lantai 2 kamar 1 kelas II. Awalnya Aco dirawat di bangsal rumah sakit. Namun, karena banyak yang menjenguk, Aco dipindahkan ke kelas II.
Tidak tahan melihat penderitaan Salma dan Aco, warga sekitar yang datang menjenguk tidak luput merogohkan koceknya. Dana sementara yang terkumpul Rp 2,4 juta.
(nik/umi)











































