Pria yang akrab disapa Foke ini tiba di lapangan Polsek Johar Baru, Jalan Kramat Pulo Gundul, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2008) pukul 09.12 WIB.
Di loksi itu telah berdiri tenda warna putih bertuliskan "Bazar minyak goreng." Fauzi yang mengenakan batik warna coklat ini langsung disambut Walikota Jakarta Pusat Muhayat dan Managing Director Sinar Mas G Sulistianto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Minyak goreng yang biasa dipatok harga Rp 12 ribu hanya dijual Rp 8.000. Margarin yang biasa dijual Rp 3.000 dilepas dengan harga Rp 2.500.
Fauzi tampak melayani 4 ibu-ibu dengan ramah. Bahkan dia berpose sambil mengangkat minyak goreng sambil mengumbar senyuman khasnya. Ratusan ibu tampak antre berbaris. Ada 5.000 liter minyak yang akan dijual.
Nah... pembeli tinggal menunjukkan kupon yang telah dibagikan kepada warga Kelurahan Tanah Tinggi sejak Selasa 26 Februari malam hari. Tiap keluarga dijatah maksimal 2 kupon. 1 Kupon berlaku untuk 1 liter minyak.
"Lumayan murah harganya," kata seorang perempuan berusia lanjut sambil memberikan uang dan kuponnya. Perempuan itu pun bersalaman dengan Fauzi.
Stabilkan Harga
Fauzi mengatakan, tujuan acara tersebut untuk menunjukkan ke publik bahwa pemerintah ingin menstabilkan harga. "Subsidi yang dilakukan Sinar Mas Rp 4.000," kata Fauzi.
Dikatakan dia, ada tempat lain yang melakukan bazar serupa di Kali Ayar Tambora. "Kita kan pemerintah sudah mengambil kebijakan untuk menghapus PPN. Pemerintah akan memberi subsidi mungkin Rp 2.500 tetapi belum. Kalau itu diberikan, maka harga minyak bisa turun," papar dia.
Menurut Fauzi, salah satu pendapatan pemerintah itu pajak pertambahan nilai. Tetapi itu dibebaskan berarti pemerintah sudah memberi subsidi secara langsung.
Pukul 09.30 WIB, Fauzi meninggalkan lokasi dengan menumpangi Toyota Land Cruiser biru tua.
(aan/sss)











































