"Asal tidak mengganggu program yang sudah ada. Kami welcome," ujar Vice President Lapindo Brantas Inc Yuniwati Teriyana usai diskusi tentang lumpur Lapindo di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (22/2/2008).
Gerakan itu diminta tetap berkoordinasi dengan Lapindo karena berkaitan dengan risiko yang ditimbulkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Ketua FPDIP Tjahjo Kumolo juga menyambut baik Gerakan Menutup Lumpur Lapindo. "Itu hak mereka. Silakan saja. Tapi jangan sampai langkah masyarakat itu merugikan masyarakat lainnya," ujar Tjahjo.
Menurut Tjahjo, pemerintah harus memberi ruang kepada kelompok-kelompok yang mengaku dapat menghentikan semburan lumpur. Tim Pengawas Penyelesaian Kasus Lumpur Lapindo DPR juga akan memfasilitasi mereka untuk dapat melaksanakan niat baik menutup lumpur tersebut.
"Kami siap memfasilitasi. Pemerintah harus memberikan ruang untuk itu. Kalau perlu mebuat laboratorium menghadirkan para ahli untuk menghentikan semburan lumpur itu," ujar Tjahjo yang juga anggota tim pengawas.
(nwk/sss)











































