Partai yang dipimpin mantan Perdana Menteri Nawaz Sharif dan mendiang Benazir Bhutto meraih kemenangan dalam pemilu tersebut. Demikian hasil perhitungan suara sementara seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (19/2/2008).
"Para pemilih telah menyampaikan putusan mereka dan sebagai demokrat kami menerima putusan mereka," kata Tariq Azeem, juru bicara Pakistan Muslim League-Q (PML-Q), yang mendukung Musharraf dalam parlemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hasil itu mengejutkan," ujar seorang pejabat partai yang enggan disebutkan namanya.
Kalangan analis mengatakan, dengan tren itu, Musharraf akan menjadi pemimpin yang tak berdaya. Bahkan dia bisa kehilangan jabatannya.
Sebelumnya Musharraf menegaskan dirinya akan menerima apapun hasil pemilu ini. "Hasilnya akan menjadi suara bangsa dan siapapun yang menang kita harus menerimanya, termasuk saya," kata Musharraf.
(ita/sss)











































