Hal itu diungkapkan Wakil Menteri Ekonomi dan Pembangunan Timor Leste, Rui Manuel Hanjam usai bertemu dengan Rektor UGM, Prof Ir Sudjawardi MEng PhD, di kantor Pusat UGM Bulaksumur Yogyakarta, Jumat (15/2/2008).
"Kita berharap mahasiswa dari negara kami diperlakukan seperti mahasiswa lokal, tidak seperti mahasiswa asing. Indonesia harus menganggap Timor Leste sebagai adik kandungnya," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
berbagai bidang di UGM dengan biaya dari Jerman. Selain itu, pemerintah Timor Leste juga menginginkan agar siswa lulusannya bisa kuliah di kampus UGM.
Menanggapi hal ini Rektor UGM, Sudjawardi mengatakan belum bisa memutuskan apakah permohonan itu bisa dikabulkan. Hal ini akan disampaikan ke Senat Akademik dan pemerintah pusat terlebih dahulu.
"Selama ini UGM memang mendapat jatah beasiswa dari pemerintah pusat untuk mahasiswa asing. Kalau nanti dari Timor Leste belum mendapatkan akan kita usulkan," katanya. (bgs/djo)











































