Jalur Pantura Jateng Bagian Timur Macet 20 KM

Jalur Pantura Jateng Bagian Timur Macet 20 KM

- detikNews
Jumat, 15 Feb 2008 14:34 WIB
Kudus - Hujan deras yang mengguyur wilayah Jawa Tengah bagian timur dalam beberapa pekan ini mengakibatkan jalur pantura rusak parah. Beberapa titik, kerusakan menimbulkan kemacetan panjang hingga 20 km.
Β 
Berdasar pantauan detikcom Jumat (15/2/2008) pagi, titik kemacetan parah terjadi di jalan raya Demak - Kudus, tepatnya di jalan Raya Karanganyar. Di jalur itu, antrean kendaraan mencapai 20 kilometer.

Kemacetan disebabkan badan jalan di Desa Karanganyar yang rusak parah. Hampir seluruh
permukaan badan jalan terkelupas menyisakan tanah berlumpur yang penuh kubangan.
Akibatnya, kendaraan roda empat yang melintas harus antre satu persatu melewati badan jalan yang masih dapat dilewati. Pengemudi truk tronton harus ekstra waspada untuk menghindari kubangan dalam karena dapat mengakibatkan per gardan patah jika terperosok.

Akibat kemacetan ini, waktu tempuh kendaraan pun molor. Jika dalam kondisi normal jarak
Semarang-Kudus bisa ditempuh dalam 1 jam, kini membutuhkan waktu hampir 3 jam.

Untuk menghindari kemacetan lebih parah, aparat Satlantas Polres Demak mengalihkan kendaraan dari arah barat yang keluar dari Demak masuk ke utara jurusan Jepara. Sesampai di Gotri kendaraan diputar menuju Kota Kudus dan kembali masuk jalur pantura. Sebaliknya, dari arah Surabaya, kendaraan dialihkan melalui jalur sama dari arah berlawanan.

Kemacetan ini telah berlangsung hampir sepekan, namun tak tampak tindak lanjut dari pihak Bina Marga untuk memperbaiki jalan. Hal ini sangat dikeluhkan para awak bus dan truk. Mereka mengaku kehilangan waktu cukup banyak melintasi jalur Kudus - Demak. Praktis, hal ini mengakibatkan pendapatan mereka menurun drastis.

Titik kerusakan parah juga terjadi di jalur antara Pati - Juwana. Kemacetan sepanjang 15 Km d di jalur itu menjadi pemandangan sehari-hari dalam sepekan terakhir. Hal ini dikarenakan kerusakan badan jalan yang merata sepanjang jalan. Beberapa kubangan besar sedalam 40 sentimeter tampak dimana-mana, membuat para pengemudi roda empat arus ekstra waspada.

Kemacetan makin panjang karena jalur yang dilewati hanya 1 lajur. Di jalur sepanjang 15 kilometer ini, waktu yang ditempuh kendaran hampir 40 menit.

Untuk mengurangi kemacetan parah, aparat Satlantas Polres Pati melakukan pengalihan jalur. Kendaraan yang melintas dari arah timur diputar dari Juwana melewati Desa Wedarijaksa dan kembali masuk Kota Pati. Demikian pula sebaliknya kendaraan dari arah berlawanan diputar melalui jalur sama dari arah berlawanan.

Kaur Bin Ops Satlantas Polres Pati Iptu Amlis Chaniago mengungkapkan pihaknya menerjunkan petugas sepanjang hari untuk mengatur lalulintas. "Kami tempatkan petugas di titik masuk jalur alternatif," kata dia.

Lebih lanjut, Amlis menghimbau kendaraan yang akan melintas jalur pantura terutama di Jawa Tengah bagian timur untuk mewaspadai kubangan-kubangan yang terbentuk di sepanjang jalan. terutama bagi pengendara roda dua yang melintas pada malam hari.
(djo/djo)


Berita Terkait