Demikian disampaikan juru bicara Rumah Sakit Royal Darwin tempat Horta dirawat di Australia seperti dilansir kantor berita Xinhua, Rabu (13/2/2008).
"Presiden telah dioperasi pagi ini dan dia sudah keluar dari ruang operasi," kata juru bicara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Horta ditembak 2-3 kali oleh para pemberontak di luar kediamannya di Dili pada Senin 11 Februari pagi waktu setempat. Akibat penembakan itu, Horta kehilangan banyak darah. Luka terberatnya ada pada paru-paru kirinya yang sempat terkena terjangan peluru. (ita/sss)











































