Pantauan detikcom hingga pukul 13.50 WIB, Selasa (12/2/2008), jumlah kursi kosong setelah masa skors lebih banyak dibandingkan sebelumnya.
Bahkan setelah skors dicabut pada pukul 13.00 WIB, satu per satu anggota dewan yang semula masih bertahan mulai meninggalkan ruang sidang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak sedikit anggota dewan yang meninggalkan ruang sidang karena kecewa dengan draf jawaban pemerintah terhadap persoalan BLBI. Anggota FPAN Dradjat H Wibowo, misalnya. Dia mengatakan, jawaban pemerintah tidak memuaskan.
"Secara umum belum memuaskan jawaban Presiden dalam draf, karena Presiden belum berani menentukan tenggat waktu kapan ini selesai. Jawaban-jawabannya masih sangat normatif," katanya.
Dradjat juga kembali mempersoalkan ketidakhadiran Presiden SBY dalam sidang. Padahal dalam tatib pasal 174 ayat 4, yang memberikan keterangan harus presiden langsung.
Meski ruang sidang mulai ditinggalkan peminat, dari pihak pemerintah secara bergiliran Menko Perekonomian Boediono dan Menkeu Sri Mulyani masih membacakan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan dari DPR tentang kasus BLBI ini.
(umi/sss)











































