Sertifikat rumah diserahkan Menlu Hassan Wirajuda kepada istri kelima almarhum di Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta, Selasa (12/2/2008).
"Rumah ini adalah bentuk kepedulian dan respons pegawai Deplu melalui Yayasan Upakara," kata Menlu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya penyerahan rumah secara fisik akan dilakukan pada HUT Deplu yang ke-63 yang jatuh Agustus 2008 nanti.
Selain mendapat bantuan rumah, keluarga korban juga akan mendapatkan santunan abadi sebesar Rp 500 ribu per bulan.
"Uang itu hasil sumbangan berbagai staf konsulat Deplu, totalnya Rp 497 juta dan kita bulatkan menjadi setengah miliar rupiah. Uang itu akan kita fungsikan sebagai dana abadi untuk membantu biaya sekolah anak-anak," katanya.
Lima korban meninggal tersebut adalah Kusyono, Tatang Santoni, Sarmadja, Suryadi, dan Alif Surjadi.
(umi/nrl)










































