Korban Tewas UNCCC Deplu Dapat Rumah dan Santunan Abadi

Korban Tewas UNCCC Deplu Dapat Rumah dan Santunan Abadi

- detikNews
Selasa, 12 Feb 2008 13:08 WIB
Jakarta - Masih ingat lima pegawai Deplu yang tewas di Indramayu dalam perjalanan pulang dari perhelatan UNCCC? Keluarga almarhum kini mendapat santunan abadi dan rumah dari Yayasan Upakara Deplu.

Sertifikat rumah diserahkan Menlu Hassan Wirajuda kepada istri kelima almarhum di Gedung Deplu, Jalan Pejambon, Jakarta, Selasa (12/2/2008).

"Rumah ini adalah bentuk kepedulian dan respons pegawai Deplu melalui Yayasan Upakara," kata Menlu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menlu berharap bantuan rumah bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi keluarga almarhum. Rumah ini adalah bagian dari program papan sejahtera Yayasan Upakara. Rumah tipe 36/72 itu berlokasi di Desa Singosari, Jonggol, Bogor.

Rencananya penyerahan rumah secara fisik akan dilakukan pada HUT Deplu yang ke-63 yang jatuh Agustus 2008 nanti.

Selain mendapat bantuan rumah, keluarga korban juga akan mendapatkan santunan abadi sebesar Rp 500 ribu per bulan.

"Uang itu hasil sumbangan berbagai staf konsulat Deplu, totalnya Rp 497 juta dan kita bulatkan menjadi setengah miliar rupiah. Uang itu akan kita fungsikan sebagai dana abadi untuk membantu biaya sekolah anak-anak," katanya.

Lima korban meninggal tersebut adalah Kusyono, Tatang Santoni, Sarmadja, Suryadi, dan Alif Surjadi.

(umi/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini