Ratas Interpelasi BLBI Dipindah dan Ditunda Hingga Pk 20.00 WIB

Ratas Interpelasi BLBI Dipindah dan Ditunda Hingga Pk 20.00 WIB

- detikNews
Senin, 11 Feb 2008 18:08 WIB
Jakarta - Rapat persiapan jawaban pemerintah untuk sidang interpelasi kasus dana BLBI, berlangsung estafet dan akan dilanjutkan malam nanti. Rupanya pemerintah akan tampil all out besok di hadapan DPR.

"Ini tinggal finalisasi. Hasilnya akan dilaporkan pada Presiden SBY nanti malam," kata juru bicara kepresidenan Andi Malarangeng menjawab pertanyaan wartawan di Istana Negara, Jakarta, Jl Veteran, Jakarta, Senin (11/2/2008).

Rapat kali ini memang makan waktu yang panjang.Sebab pemerintah harus membuka dan memeriksa ulang dokumen-dokumen dari pemerintahan terdahulu. Hingga keluarnya putusan release and discharge bagi penerima dana BLBI pada era pemerintahan Megawati Soekarnoputri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini kan persoalan BLBI dimulai dari pemerintahan sebelumnya sampai pada Bu Megawati dengan keluarnya putusan release and discharge. Jadi kita harus buka files lama, periksa kronologisnya bagaimana dan siapa yang membuat kebijakan itu. Semua kan harus jelas," papar Malarangeng.

Awalnya rapat persiapan yang ke tiga ini dibuka pada pukul 14.00 WIB di Kantor Setneg, Jl Majapahit, Jakarta. Pada pukul 16.00 WIB rapat pindah ke Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta.

Lebih kurang pukul 17.30 WIB pada menteri peserta rapat meninggalkan tempat. Mereka menuju ke Kantor Setneg dan akan kembali Kantor Presiden sekitar tiga jam ke depan.

Kecuali Presiden SBY dan Wapres JK, perserta rapat pindah ke Kantor Setneg. Mereka adalah Menko Polhukam Widodo AS, Menko Perekonomian Boediono, Menko Kesra Aburizal Bakrie, Mensesneg Hatta Rajasa, Seskab Sudi Silalahi, Menkum HAM Andi Malatta, Menkeu Sri Mulyani, Jaksa Agung Hendarman Supandji, dan Kapolri Jenderal Sutanto.

"Ini rapatnya belum selesai kok. Kenapa sih nggak pada mau sabar," tukas Jaksa Agung Hendarman Supanji menjawab wartawan yang mencegatnya.
(lh/ary)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads