Mari Alkatiri yang pernah menjadi PM negeri kecil itu, berjanji akan bekerjasama denganย pasukan keamanan untuk menjaga perdamaian dan stabilitas menyusul serangan Senin (11/2/2008) itu.
Serangan itu dilancarkan kelompok pemberontak pimpinan Alfredo Reinado di rumah Presiden Horta. Dalam aksi tembak-menembak itu, Reinado tewas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alkatiri menyesalkan insiden mengejutkan yang terjadi di saat perkembangan positif atas usaha tak mengenal lelah yang dilakukan presiden untuk menemukan mekanisme konsensus politik nasional sebagai upaya mencari solusi dari berbagai masalah yang dihadapi negeri itu. (nrl/aba)











































