"Tentang keanggotaan, Mbak Tutut selama ini tidak pernah keluar dari Partai Golkar. Kami anggap masih menjadi bagian keluarga besar Partai Golkar," kata Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono.
Hal ini disampaikan Agung yang juga Ketua DPR ini di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (8/2/2008).
"Bahkan Partai Golkar pada 2 tahun lalu menyampaikan surat kepada Pak Harto sebagai dewan pembina atau pinisepuh. Itu juga sudah kami sampaikan. Itu adalah bentuk penghormatan kepada mantan ketua dewan pembinanya," tuturnya.
Jadi sebetulnya, lanjut Agung, pihaknya menganggap tidak ada perubahan posisi keanggotaan dari Tutut.
Purnawirawan
Sedangkan mengenai ajakan dari Ketua DPP Partai Golkar Burhanuddin Napitupulu agar purnawirawan TNI bergabung dengan partai berlambang pohon beringin itu, Agung menganggapnya kebijakan itu sudah lama.
"Dari dulu, dari era Orba hingga era Reformasi sampai sekarang, tidak berubah. Kita selalu terbuka dan menempatkan purnawirawan bergabung dengan Golkar," ujarnya.
Burhanuddin, menurut dia, hanya menyampaikan hal itu secara pribadi dan sifatnya hanya penegasan. Golkar tidak alergi terhadap keberadaan para purnawirawan TNI di dalam berbagai kegiatan, baik tingkat nasional maupun daerah.
"Bisa dilihat Sekjen Golkar Sumarsono juga dari purnawirawan. Para ketua juga ada purnawirawan, begitu juga di daerah," pungkas Agung.
(sss/ana)











































