"Tapi kan sekarang ada pemotongan anggaran di tiap departemen, Ya diharapkan untuk pertahanan ada pengecualian. Kita malu sekali dengan negara sekitar, terutama Malaysia," kata Muladi di sela-sela silaturahmi yang juga dihadiri JK di Batam, Riau, Jumat (8/2/2008).
Muladi berharap DPR dan Departemen Keuangan berpikir ulang untuk memotong anggaran di sejumlah departemen. Apalagi jika pemotongan tersebut terkait dengan alutsista di tubuh TNI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lagi pula saya kira prediksi ke depan kita belum akan bertempur. Justru terorisme yang transnasional yang harus diwaspadai ke depan," ujarnya.
Muladi juga mengatakan, rencana pengandangan alutsista tua itu justru akan merangsang industri persenjataan untuk lebih kreatif dalam mengembangkan alutsista.
"Saat ini sudah banyak korban, baik kapal, pesawat termpur dan itu sudah kesekian kali, jadi saya yakin pernyataan Presiden akan memicu PT Pindad, PT PAL dan sebagainya," pungkasnya. (rmd/nrl)











































