Unggulan Demokrat sejauh ini memang belum terlihat. Barack Obama masih bersaing ketat dengan rival tunggalnya, Hillary Clinton.
Namun para pakar AS mengungkapkan, Obama (46) dan Hillary (60) sama-sama memberikan tantangan unik bagi perjuangan McCain menuju Gedung Putih. Sejumlah polling menunjukkan, McCain akan lebih mudah menghadapi Hillary dibandingkan Obama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
McCain akan menggunakan taktik dasar Republik untuk mengalahkan Hillary. "Dia (McCain) akan berusaha menampilkan apa yang dianggap sebagai kekurangan Hillary," ujar Profesor Paul Watanabe dari Universitas Massachusett.
Kekurangan tersebut adalah sikap Hillary yang berubah-ubah soal perang di Irak serta riwayat skandal seks suaminya, mantan Presiden Bill Clinton sewaktu menduduki Gedung Putih.
"Dengan Obama, McCain akam berupaya membuat argumen bahwa Obama tidak berpengalaman," ujar Watanabe.
Profesor Kareem Crayton dari Universitas Southern California mengatakan, Hillary dan Obama sama-sama punya kekuatan dan kelemahan untuk menghadapi McCain.
"Dalam melawan Obama, usia bisa menjadi faktor bagi McCain yang berumur 71 tahun," ujar Crayton. Sedangkan Hillary punya kekuatan yakni memiliki sekelompok pemilih yang sangat berkomitmen mendukung dirinya dan akan memilihnya bagaimanapun kondisinya.
(ita/ita)











































