Ini merupakan badai salju terhebat dalam beberapa tahun terakhir. Akibat badai ini, sekitar 2,5 juta orang telah dievakuasi dari daerah-daerah yang paling parah dilanda badai salju.
Demikian diberitakan media pemerintah China Daily seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (31/1/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengingat kondisi saat ini, para pekerja migran diimbau untuk menunda kepulangan mereka.
"Demi keselamatan mereka dan mengurangi tekanan pada transportasi, saya imbau para pekerja migran untuk tetap berada di kota-kota tempat mereka bekerja," kata Zheng Guoguang, Kepala Badan Meteorologi China kepada China Daily.
"Dalam kondisi cuaca normal, butuh waktu setidaknya satu minggu untuk pemulihan sepenuhnya suplai energi. Namun dengan kondisi buruk saat ini, butuh waktu lebih lama agar suplai listrik dan lalulintas kereta dan jalan raya kembali normal," imbuhnya.
Lalu lintas udara, kereta dan darat di sejumlah daerah sudah mulai bergerak lagi perlahan-lahan. Namun setidaknya 12 jalan tol di enam provinsi masih belum bisa dilalui sehingga menimbulkan kemacetan luar biasa.
Di Kota Guangzhou misalnya, sekitar 800 ribu orang terjebak macet dikarenakan kekacauan di jalan raya dan jaringan kereta api menuju utara.
(ita/sss)










































