Peti mati beraneka bentuk ini merupakan pengembangan kreativitas dari warga Ghana, Afrika, seperti dilansir AFP, Kamis (31/1/2008).
"Idenya adalah peti yang dipesan mencerminkan pemiliknya. Apa yang dilakukan jenazah selama hidup mereka," ujar manajer bengkel kayu Paa Joe Works, Emmanuel Doku.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bentuk pesawat untuk orang yang bekerja di industri penerbangan atau mungkin untuk orang yang sering naik pesawat terbang untuk bekerja," kata Doku.
Pekerjaan membuat peti mati unik ini, imbuh Doku, tradisinya berawal dari tahun 1950-an. Ketika itu, seorang bernama Ataa Owuo membuat peti untuk neneknya yang meninggal. Nenek Owuo, kisah Doku, tak pernah bepergian sekali pun sebelumnya.
"Jadi dia membuat peti berbentuk pesawat untuk membawa neneknya ke surga," kata Doku.
Hingga sekarang, lanjut Doku, sudah ada 5 bengkel kayu di Accra, Ghana, terjun ke bisnis ini. "Peti-peti ini hanya dibuat di Ghana lho. Kita menerima pesanan dari seluruh dunia," ujar Doku bangga.
Doku juga pernah menerima pesanan peti mati dengan bentuk teraneh menurutnya. "Tahun 1992 kita dipanggil seorang dokter Jerman yang memesan peti berbentuk rahim wanita," kisah Doku.
(nwk/ndr)











































