Pesawat ini membawa kerabat Pak Harto yang tercecer dari iring-iringan utama rombongan keluarga yang akan mengantar penguasa Orba itu ke tempat peristirahatannya terakhir di Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah.
Sebelumnya jenazah Pak Harto diterbangkan dengan Hercules C 130 milik TNI AU. Sementara keluarga dan kerabat diterbangkan dengan dua Fokker 100 yang disewa dari Pelita Air dan Trans Wisata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(umi/nrl)











































