Antisipasi Rusuh Massa Sayang, 3 Tank Jaga Rumah JK

Antisipasi Rusuh Massa Sayang, 3 Tank Jaga Rumah JK

- detikNews
Kamis, 17 Jan 2008 11:45 WIB
Makassar - Pengamanan sejumlah tempat di Sulawesi Selatan (Sulsel) diperketat. 900 Aparat kepolisian dikerahkan di sejumlah tempat, seperti di Gedung DPRD Sulsel, Kantor Gubernur Sulsel, rumah dinas Gubernur Sulsel dan rumah  Wapres Jusuf Kalla.

Pengamanan ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya kerusuhan yang dilakukan pendukung Sayang. Apalagi mereka mengancam akan rusuh apabila pada 19 Januari 2008 pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'man (Sayang) tidak dilantik.

"Pengamanan memang diperketat, pasukan yang diturunkan 900 orang," kata Kapolwiltabes Makassar Kombes Pol Genot Haryanto di depan Kantor DPRD Sulsel, Kamis (17/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Genot juga meminta maaf karena telah terjadi perusakan di Kantor Gubernur pada aksi kemarin. "Kami minta maaf, kami kecolongan. Jumlah aparat memang lebih sedikit dari massa," ujar dia.

Pantauan detikcom, gedung DPRD Sulsel dipasangi kawat sepanjang 80 meter untuk menghalau massa yang memaksa masuk. Selain itu, 3 mobil water cannon sudah di tempatkan di sudut-sudut strategis.

Pengamanan juga terlihat di Kantor Gubernur Sulsel, Jl Urip Sumoharjo. Kawat berduri sepanjang 150 meter juga terpasang. Begitu pula 2 water cannon sudah bersiaga.

Selain 3 tempat itu, pengamanan juga dilakukan di kediaman Wapres Jusuf Kalla, Jl Haji
Bau. Beberapa aparat TNI dan 3 buah tank terlihat di sekitar kediaman Kalla. Pengamanan dilakukan karena terkadang pendukung Sayang mendatangi kediaman Kalla. (mly/nrl)


Berita Terkait