Banjir mulai melanda kawasan ini sejak pukul 03.00 Wita, Selasa (15/1/2008) pagi. Air setinggi satu meter merendam rumah-rumah di kawasan ini. Banjir di kawasan ini masih terjadi hingga Selasa sore ini.
Banjir diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Tukad Mati akibat guyuran hujan sepanjang malam. Jumlah tanggul yang jebol akibat derasnya arus air sebanyak 25 tanggul.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menghindari jatuhnya korban, petugas langsung mengevakuasi warga setempat. 5 Ambulans dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi. Namun beberapa warga menolak dievakuasi. Mereka memilih menumpang di rumah tetangga.
Kawasan Pura Demak merupakan daerah langganan banjir setiap musim hujan. Hal ini disebabkan karena topografi kawasan Jalan Pura Demak yang berada di bawah permukaan air. Kawasan padat penduduk ini pun diapit dua sungai, yakni Tukad Mati dan Tukad Teba.
Untuk menghindari kemungkinan banjir pada musim hujan mendatang, Pemkot Denpasar berencana membangun tanggul di Tukad Mati sepanjang 700 meter. "Pembangunan tanggul ini diperkirakan menelan biaya Rp 3,1 miliar," kata Asisten II Sekkot Denpasar Ketut Wisada di lokasi kejadian. (gds/sss)











































