Diguyur Hujan Lebat Semalaman, Denpasar Banjir

Diguyur Hujan Lebat Semalaman, Denpasar Banjir

- detikNews
Selasa, 15 Jan 2008 16:41 WIB
Denpasar - Hujan lebat yang mengguyur semalaman pada Senin 14 Januari 2008 malam menyebabkan Denpasar dilanda banjir. Kawasan Pura Demak di Desa Pemecutan merupakan daerah terparah. Ketinggian air mencapai satu meter. Tidak ada korban jiwa akibat banjir ini.

Banjir mulai melanda kawasan ini sejak pukul 03.00 Wita, Selasa (15/1/2008) pagi. Air setinggi satu meter merendam rumah-rumah di kawasan ini. Banjir di kawasan ini masih terjadi hingga Selasa sore ini.

Banjir diakibatkan jebolnya tanggul Sungai Tukad Mati akibat guyuran hujan sepanjang malam. Jumlah tanggul yang jebol akibat derasnya arus air sebanyak 25 tanggul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengatasi meningginya air, warga bersama petugas dari Dinas PU Denpasar, Tim SAR Denpasar, dan PMI mencoba memperkuat tanggul dengan cara menanam sebanyak 6 ribu karung pasir.

Untuk menghindari jatuhnya korban, petugas langsung mengevakuasi warga setempat. 5 Ambulans dikerahkan untuk melakukan proses evakuasi. Namun beberapa warga menolak dievakuasi. Mereka memilih menumpang di rumah tetangga.

Kawasan Pura Demak merupakan daerah langganan banjir setiap musim hujan. Hal ini disebabkan karena topografi kawasan Jalan Pura Demak yang berada di bawah permukaan air. Kawasan padat penduduk ini pun diapit dua sungai, yakni Tukad Mati dan Tukad Teba.

Untuk menghindari kemungkinan banjir pada musim hujan mendatang, Pemkot Denpasar berencana membangun tanggul di Tukad Mati sepanjang 700 meter. "Pembangunan tanggul ini diperkirakan menelan biaya Rp 3,1 miliar," kata Asisten II Sekkot Denpasar Ketut Wisada di lokasi kejadian. (gds/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads