Aksi Mbah Lim di Jalan Cendana dan Api Allah

Aksi Mbah Lim di Jalan Cendana dan Api Allah

- detikNews
Senin, 14 Jan 2008 08:18 WIB
Aksi Mbah Lim di Jalan Cendana dan Api Allah
Jakarta - Aksi mistik paranormal Mbah Lim menjadi hiburan tersendiri bagi jurnalis yang bersiaga di depan rumah Soeharto di Jl. Cendana, Jakarta Pusat. Mbah Lim berdoa dan memunculkan api. Tak dinyana, api yang dimunculkan Mbah Lim berbentuk lafal Allah.

Mbah Lim yang bernama asli Limbad yang mengaku bertitel profesor itu datang ke Cendana menjelang pergantian hari. Dia datang sekitar pukul 23.50 WIB, Minggu (13/1/2008) dan melakukan aksinya hingga pukul 00.30 WIB, Senin (14/1/2008).

Dengan berjas necis, Mbah Lim pun melakukan aksinya. Dengan mengucap 'laa haula wala quwwata illa billah' (tiada daya dan kekuatan selain kekuatan Allah-Red), Mbah Lim memunculkan api dari balik koran yang ia bawa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Api menjilat dan sempat menerangi kawasan Cendana yang gelap. Di tengah-tengah jilatan itu, api membentuk lafal Allah. Setelah api padam, Mbah Lim berdoa untuk Pak Harto.

Dalam aksinya, Mbah Lim sempat didatangi petugas keamanan berbaju batik. Petugas itu meminta Mbah Lim pindah dari lokasinya. Paranormal yang sempat membuat kejutan bagi pengunjung sidang korupsi Bupati Kutai Kertanegara HM Syaukani beberapa waktu  itu pun tidak menolak.

Kepada wartawan, Mbah Lim menyatakan ada ganjalan di pikiran Pak Harto, sehingga penguasa Orde Baru selama 32 tahun itu tersendat di akhir hidupnya. "Ganjalan di pikiran Pak Harto itu datang dari anak-anak dan keluarganya," kata Mbah Lim tanpa menjelaskan maksud jelasnya.

Begitulah aksi Mbah Lim. Namanya juga aksi mistik, terserah Anda memaknainya. Yang jelas, aksi Mbah Lim menjadi bahan menarik bagi wartawan untuk diliput di tengah dinginnya malam. (asy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads