SBY: Penyelesaian Kasus Perdata Pak Harto Belum Prioritas

SBY: Penyelesaian Kasus Perdata Pak Harto Belum Prioritas

- detikNews
Sabtu, 12 Jan 2008 17:01 WIB
Bogor - Meski ada tawaran dari Jaksa Agung Hendarman Supandji soal penyelesaian kasus perdata Soeharto di luar pengadilan, Presiden SBY memastikan hal itu belum menjadi prioritas yang akan dilaksanakan pemerintah saat ini.

"Khusus mengenai isu kasus perdata, saya ikuti juga telah menjadi ajang debat publik. Pro kontra di berbagai forum. Saya memandang tidak tepat membicarakan itu di saat kesehatan Pak Harto seperti sekarang ini," beber SBY.

SBY menyampaikan hal itu dalam jumpa pers usai rapat terbatas di pendopo kediaman pribadinya di Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Sabtu (12/1/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya juga mendengar seolah-olah ada inisiatif pemerintah sekarang ini untuk menyelesaikan kasus Pak Harto. Pemerintah memandang tidak tepat dan bukan prioritas pada hari-hari ini," tegas SBY.

SBY menegaskan, tidak ada keinginan pemerintah untuk memaksakan hal yang tidak tepat pada saat ini.

"Saya banyak menerima saran dan masukan dari berbagai pihak agar masalah perdata itu diselesaikan. Justru karena itulah, pada saat yang tepat kasus itu akan diselaikan dengan cara-cara yang baik dan tetap dalam koridor hukum dan keadilan," tuturnya.

Saat ini, kata SBY, bukan waktu yang tepat. Karenanya SBY mengajak semua pihak tidak memasuki wilayah itu.

"Beri kesempatan tim dokter mengatasi masalah kesehatan Pak Harto. Hentikan debat polemik dan silang pendapat yang kurang tepat untuk sekarang ini," tegasnya.Dalam jumpa pers itu, SBY didampingi Wapres Jusuf Kalla, Mensesneg Hatta Rajasa, Menko Polhukam Widodo AS, Seskab Sudi Silalahi, Jaksa Agung Hendarman Supandji, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, dan Kapolri Jenderal Pol Sutanto.

(umi/asy)



Berita Terkait