Obama & Hillary Bakal Bersaing Ketat di South Carolina

Obama & Hillary Bakal Bersaing Ketat di South Carolina

- detikNews
Jumat, 11 Jan 2008 13:47 WIB
South Carolina - Setelah persaingan ketat di New Hampshire, Hillary Clinton dan Barack Obama kini bersiap-siap menghadapi pertarungan sengit di South Carolina. Kedua kandidat capres AS dari Partai Demokrat itu sama-sama punya peluang besar untuk memenangkan pemilihan di negara bagian tersebut.

Sejauh ini, skor antara kedua rival tersebut seimbang, menyusul kemenangan Obama di Iowa dan Hillary di New Hampshire.

Di South Carolina, keduanya sama-sama harus berjuang keras untuk memenangi pemilihan yang akan digelar pada 26 Januari mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kunci untuk menang di South Carolina adalah meraih simpati para warga Amerika-Afrika yang mencakup sekitar 50 persen dari para pemilih Demokrat di negara bagian itu. Demikian seperti diberitakan CNN, Jumat (11/1/2008).

"Jika seorang kandidat Demokrat ingin meraih kemenangan di South Carorila, Anda memerlukan suara kulit hitam untuk itu," kata Todd Shaw, asisten profesor ilmu politik di Unversitas South Carolina.

Populasi kulit hitam di negara bagian itu terbagi menjadi dua. Yakni mereka yang setia kepada Hillary, yang merupakan sekutu lama komunitas kulit hitam. Serta mereka yang mendukung Obama, senator Amerika-Afrika yang popularitasnya tengah melejit.

Namun para pemilih kulit putih yang mencakup 50 persen pemilih Demokrat pun tak bisa diabaikan. "Para pemilih berkulit putih yang muda dan tua, termasuk para pemilih yang lebih mapan mendukung Obama. Sedangkan Hillary meraih banyak dukungan dari kaum wanita," tutur Shaw.

Hasil polling terbaru menunjukkan dukungan terhadap kedua rival bisa berubah. Pada Juli lalu, 52 persen pemilih kulit hitam mendukung Hillary sedangkan Obama hanya meraih 33 persen dukungan. Namun pada Desember, dukungan untuk Obama meningkat menjadi 45 persen. Adapun Hillary anjlok menjadi 46 persen suara.

Kubu Hillary berharap kemenangan di New Hampshire akan membawa pengaruh positif di South Carolina. "Kami siap. Tentu saja New Hampshire memberikan kami landasan untuk menuju 26 Januari," kata Kelly Adams, kepala kampanye Clinton untuk South Carolina seperti dilansir kantor berita, AFP, Jumat (11/1/2008).

Begitu pula dengan kubu Obama yang mengaku siap mencetak kemenangan di South Carolina. Namun menurut pendukung Obama, Damon Hardy, sejumlah pemilih kulit hitam masih bingung karena mereka tidak yakin dengan peluang jangka panjang Obama.

"Mereka ingin Obama menang, namun mereka tidak ingin suara mereka terbuang percuma untuk orang yang mereka pikir tidak akan menang. Mereka tidak begitu yakin kalau Obama punya peluang. Sehingga mereka memilih Hillary karena pengalamannya," tandas Hardy. (ita/nrl)


Berita Terkait