1.500 Orang Kena Muntaber, Makedonia Utara Selidiki Pasokan Air

1.500 Orang Kena Muntaber, Makedonia Utara Selidiki Pasokan Air

Matius Alfons Hutajulu - detikNews
Senin, 20 Jul 2026 03:56 WIB
Emergency Department: Doctors, Nurses and Paramedics Push Gurney / Stretcher with Seriously Injured Patient towards the Operating Room.
Foto: Ilustrasi (Getty Images/gorodenkoff)
Jakarta -

Pejabat kesehatan di Makedonia Utara menyatakan adanya epidemi di wilayah dekat Skopje setelah ditemukannya 1.500 kasus muntaber karena keracunan. Pemerintah Makedonia Utara curiga pada pasokan air.

Dilansir AFP, Senin (20/7/2026), pihak berwenang belum mengkonfirmasi penyebab langsung lonjakan pasien di rumah sakit di Gostivar yang berjarak sekitar 50 kilometer (30 mil) barat daya ibu kota Skopje. Namun sejak Jumat (17/7) waktu setempat, mereka telah menyarankan untuk tidak menggunakan pasokan air kota.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Petugas rumah sakit juga kini telah mencatat lebih dari 1.500 kasus gastroenteritis atau muntaber.

"Karena peningkatan jumlah pasien gastroenteritis. Pusat Kesehatan Masyarakat Tetovo melaporkan epidemi di wilayah kotamadya Gostivar," kata ahli epidemiologi Zorica Zafirovska.

"Meskipun mereka belum mengetahui sumber infeksinya, para ahli sedang menguji pasokan air," tambahnya.

Pejabat mengatakan lonjakan kasus gastroenteritis dimulai pada awal pekan lalu.

Pada hari Jumat, polisi mengatakan mereka sedang menyelidiki penyebabnya tetapi meyakini perusahaan air setempat mungkin telah memompa air limbah langsung ke pasokan air kota.

Kementerian dalam negeri mengatakan sedang berupaya untuk "mengklarifikasi sepenuhnya kasus ini" tetapi pencemaran air minum dapat dianggap sebagai tindak pidana.

Krisis kesehatan ini terjadi bersamaan dengan suhu di atas 35 derajat Celcius di negara tersebut.

(maa/maa)


Berita Terkait