Mantan Mensesneg ini memang sangat setia pada Soeharto. Hal itu sangat terlihat lantaran Moerdiono-lah yang paling sering menjenguk dan menunggui Soeharto di RSPP dibanding yang lainnya.
"Saya sudah 32 tahun membantu beliau. Dari pangkat saya Letnan Satu sampai Letnan Jenderal. Tidak mungkin saya meninggalkan begitu saja. Apalagi saat beliau sakit seperti saat ini," ujar pria kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan dia, keadaan Pak Harto lebih baik daripada hari kemarin. Meski memang, kondisinya masih kritis. "Banyak alat dan kabel di tubuh beliau," imbuhnya sambil memegang hand's free yang terpasang di telinga kirinya.
Bagaimana dengan komunikasi? "Bisa walaupun terbatas. Misalnya dia bisa minta minum. Tapi ya masih terbatas saja," jelas pria yang tampak santai dengan celana jeans biru dan kemeja putihnya ini. (nvt/nvt)











































