Saat berkampanye di Rochester Opera House, belasan orang memprotes sikap Obama yang tidak menentang aborsi. Dari atas balkon, mereka meneriakkan "aborsi itu sangat dibenci". Kontan saja, Obama menghentikan pidatonya yang baru dimulai.
Obama pun menyerukan para penentang aborsi itu untuk tidak berteriak-teriak. Namun mereka tidak peduli, mereka terus saja berteriak. Suasana pun hiruk-pikuk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mereka pergi, Obama menenangkan kerumunan orang di ruangan tersebut. "Kebebasan berbicara merupakan bagian dari tradisi Amerika," kata senator berkulit hitam itu.
"Tidak mudah berdiri di depan kerumunan orang yang tidak setuju dengan Anda," imbuh Obama seperti dikutip Wall Street Journal, Selasa (8/1/2008).
Obama dikenal memiliki paradigma politik yang begitu liberal. Hal ini ditunjukkan dari sikap persetujuannya yang vokal terhadap isu-isu seperti pernikahan gay dan aborsi. (ita/nrl)











































