Banjir & Ombak Setinggi 4 Meter Sambut Tahun Baru di Ambon

Banjir & Ombak Setinggi 4 Meter Sambut Tahun Baru di Ambon

- detikNews
Selasa, 01 Jan 2008 14:45 WIB
Ambon - Banjir dan ombak setinggi empat meter menyambut tahun baru di Ambon-Maluku. Sejak Selasa (1/1/2008) pagi, hujan deras terus mengguyur kota Ambon.

Sejumlah ruas jalan utama di kota manise ini pun tergenang air. Jalan-jalan itu antara lain Jl AY Patty, Jl Sam Ratulangi, Jl Yos Sudarso dan Jl AM Sangadji.

Area di belakang pusat perbelanjaan Ambon Plaza pun tidak luput dari banjir. Para pengunjung yang hendak pulang ke rumah, terpaksa
mengurungkan niatnya.

"Kami masih menanti banjir surut," ungkap Irnawati (23), salah satu pengunjung Ambon Plaza.

Pantauan detikcom pada ruas jalan utama, kendaraan bermotor terlihat sulit melintas, karena air mencapai lutut orang dewasa. Para pengemudi terpaksa memutar kendaraannya dan mencari jalan alternatif yang tidak terkena banjir.

Sejumlah pengemudi terpaksa menerobos ruas jalan satu arah yang dilalui kendaraan karena kesulitan menerobos banjir.

Ombak 3-4 Meter

Sementara itu, ombak setinggi tiga-empat meter juga melanda perairan Teluk Ambon. Sejumlah kapal motor yang hendak bersandar dilarang menuju Pelabuhan Slamet Riyadi. Nakhoda kapal diminta langsung menuju teluk dalam untuk berlabuh.

"Kami perintahkan untuk menuju teluk dalam. Karena bisa terjadi benturan antar kapal di pelabuhan," ujar Abdullah (42), salah satu petugas Pelabuhan Slamet Riyadi.

Kondisi yang sama juga terjadi di perairan Laut Seram. Bahkan hingga pukul 15.00 WIT, tak satu pun kapal motor yang berani berlayar.

"Gelombang masih tinggi. Angin juga kencang. Kami belum berani berlayar," ujar Ismail Palisoa (45), nahkoda kapal motor Isme.

Sementara di Pelabuhan Hitu tampak tumpukan ratusan penumpang. Mereka sudah berada di pelabuhan sejak pukul 10.00 WIB

"Kami di sini sejak pagi tadi. Kapal belum berani. Ombak saja masih tinggi dan angin kuat sekali," ujar Ny Hayati Sangadji (29), salah satu penumpang yang hendak menuju Dusun Katapang, Desa Loki, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat.

Kondisi cuaca dan laut hingga Rabu 2 Januari 2008 diperkirakan masih kurang baik. "Gelombang masih mencapai 2,5 meter. Begitupun alun laut masih mencapai 4 meter. Dan itu sangat berbahaya bagi kapal-kapal yang hendak berlayar," ujar Mega, operator Stasiun Geofisika Cabang Ambon.

Mega menuturkan, perairan Banda, Kei, Aru, Arafura, Seram, dan Ambon diprakirakan masih akan dilanda alun setinggi empat meter.

(han/umi)


Berita Terkait