Oposisi Cabut Boikot Jika Partai Bhutto Ikut Pemilu

Oposisi Cabut Boikot Jika Partai Bhutto Ikut Pemilu

- detikNews
Minggu, 30 Des 2007 22:46 WIB
Islamabad - Sejumlah partai oposisi Pakistan berpikir untuk mencabut boikot terhadap pemilu parlemen jika Partai Rakyat Pakistan (PPP) yang dulu dipimpin Benazir Bhutto memutuskan ikut bertarung.

Hal ini diungkapkan pemimpin partai oposisi mantan PM Nawaz Sharif melalu juru bicaranya Ahsan Iqbal, seperti dikutip AFP, Minggu (30/12/2007).

"Jika PPP memutuskan mengikuti pemilu, maka kami akan mempertimbangkan ulang sikap kami untuk ikut pemilu atau melanjutkan boikot," kata Iqbal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya Partai Liga Muslim yang pendukung Presiden Pervez Musharraf mengumumkan menunda kampanye mereka terkait situasi keamanan dan kondisi berkabung setelah tewasnya Benazir Bhutto di Rawalpindi, Kamis 27 Desember lalu.

Hingga kini Komisi Pemilihan Umum Pakistan belum memutuskan penundaan pemilu yang sedianya akan dilaksanakan pada 8 Januari 2008 mendatang. PPP sendiri menyatakan masa berkabung atas kematian Bhutto selama 40 hari.

"Kami mengumumkan boikot setelah pembunuhan terhadap Benazir Bhutto sebagai pesan solidaritas kami dan ekspresi simpati kepada PPP dan pendukungnya," imbuh Iqbal.

"Bagaimanapun kami akan ambil bagian (dalam pemilu) jika para korban tidak memprotes," pungkasnya. 
(bal/bal)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini