BNPB menyatakan sudah tidak ada lagi titik api akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat. BNPB menyebut operasi pemadaman telah dilakukan sejak 21 hingga 26 Oktober.
"Dapat kami sampaikan sudah dilaksanakan pada tanggal 21 Oktober 2026. Kemudian tanggal 24 Oktober situasi terkendali dan sudah tidak terdapat lagi titik api," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, Selasa (27/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui kebakaran di Gunung Ciremai terjadi di Grid 15 Kawasan Wilayah I Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kuningan. Berton mengatakan proses pemadaman terbantu hujan alami.
"Hari ini kita dapat katakan bahwa kebakaran di Hutan Gunung Ciremai sudah komplet, selesai, dan tidak ada lagi titik api," tutup Berton.
Sebelumnya, karhutla di kaki Gunung Ciremai seluas kurang lebih 30 hektare sudah tidak terdeteksi sejak Minggu (25/10). Meski demikian, kepulan asap masih terlihat di lokasi.
Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat, Teten AME, mengatakan pihaknya tetap melakukan modifikasi cuaca untuk mempercepat hujan turun di wilayah tersebut. Menurutnya, kepulan asap yang masih muncul diduga berasal dari material sisa kebakaran yang belum sepenuhnya padam.
Lihat juga Video: Ciremai Terbakar Habisi 1,5 Hektar Hutan Bambu
