Theo merupakan salah seorang teman Bhutto di Persatuan Pimpinan Parpol di Asia Pasifik.
"Saya sangat sedih dan kehilangan atas meninggalnya Benazir Bhutto. Saya terakhir bertemu Bhutto tahun 2004, tahun 2000 di Bejing, tahun 2002 di Bangkok," kata Theo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di mata Theo, Bhutto pribadi yang pemberani, ramah dan tegas serta berkomitmen terhadap perjuangan demokrasi.
"Kami berduka atas tragedi kekerasan politik ini. Kami minta Musharraf bertanggung jawab dan mengejar pelaku pengeboman sampai tertangkap," kata eks menteri yang berencana menyampaikan duka cita ke Kedubes Pakistan ini. (aan/nrl)











































