102 Siswa SMP Diduga Keracunan MBG di Bogor Membaik, 1 Masih Dirawat di RS

102 Siswa SMP Diduga Keracunan MBG di Bogor Membaik, 1 Masih Dirawat di RS

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Kamis, 22 Okt 2026 13:44 WIB
Ilustrasi MBG.
Ilustrasi MBG (Foto: iStock)
Bogor -

Sebanyak 102 siswa SMP Negeri 2 Cisarua, Bogor, Jawa Barat, telah pulang usai diduga keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemkab Bogor menyebut masih ada satu orang siswa yang dirawat di rumah sakit.

"Di RS (rumah sakit) tinggal satu orang," kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Adang Mulyana, kepada wartawan, Kamis (22/10/2026).

Dia mengatakan kondisi siswa tersebut mulai membaik. Dia berharap siswa tersebut bisa pulang ke rumah sore ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kondisi bagus, mudah-mudahan sore bisa pulang," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Diduga Keracunan Usai Minum Susu

Sebelumnya, sebanyak 103 siswa SMP Negeri 2 Cisarua diduga keracunan setelah menyantap menu MBG. Para siswa mengalami gejala yang sama setelah mengonsumsi susu.

"Dugaan awal sementara karena susu. Mereka mengalami gejala setelah minum susu itu," kata Kepala KPPG Bogor, Haidir, kepada wartawan, Rabu (21/10).

Sebagai langkah tindak lanjut, pihaknya akan menyetop operasi satuan pemenuhan pelayanan gizi (SPPG) untuk sementara. Operasi dihentikan selama 20 hari.

"Untuk 20 hari ke depan, sambil dievaluasi dan menunggu hasil dari Labkesda, nanti mulai per hari ini sampai 20 hari ke depan dapurnya tidak akan beroperasi, suspend kategori sedang dalam 20 hari," terangnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan biaya pengobatan siswa-siswi tersebut ditanggung oleh pemerintah daerah. Saat ini, makanan dan minuman yang dikonsumsi siswa tersebut telah diuji laboratorium untuk melihat kandungannya.

Simak Video '92 Siswa SMP di Cisarua Dilarikan ke RS Usai Diduga Keracunan MBG':

Halaman 2 dari 2
(rdh/haf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini