tanah longsor yang melanda Kabupaten Wonogiri. Tercatat sebanyak 17 orang tewas di antaranya dan 2 luka-luka akiba bencana tersebut.
Berdasarkan data di Posko Penanggulangan Bencana Alam (PBA) Wonogiri dari 25 kecamatan, sebanyak 14 kecamatan terkena bencana longsor dan banjir yang terjadi pada hari Rabu 26 Desember. Namun sampai saat ini, pemkab setempat belum bisa menaksir kerugian material yang dialami warga.
14 Kecamatan yang dilanda bencana adalah Tirtomoyo, Selogiri, Jatiroto, Nguntoronadi, Sidoharjo, Kota Wonogiri, Kirmantoro, Karangtengah, Girimarto, Purwantoro, Puhpelem, Slogohimo, Manyaran dan Pracimantoro. Di Kecamatan Tirtomoyo tanah longsor mengakibatkan 16 orang tewas dan 2 luka-luka. Sedang di Manyaran satu orang tewas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satu korban tewas warga Desa Bero, Kecamatan Manyaran adalah Sido. Dua orang selamat dan mengalami luka-luka adalah Sadimin dan Sainem warga Tirtomoyo.
"Dari 17 korban tewas baru empat orang yang berhasil dievakuasi adalah Ernawati, Kariyem, Ny Tumi dan seorang lagi warga Sanggrahan Hargontoro," kata Kepala Dinas Sosial Wonogiri, Annajib Tohari kepada wartawan di posko, Kamis (27/12/2007).
Dia mengatakan sampai saat ini posko masih melakukan pendataan korban dan kerugian yang dialami akibat bencana tersebut. Bantuan saat ini langsung disalurkan di desa dan kecamatan yang terkena bencana. Untuk memudahkan penyaluran bantuan makanan dan obat-obatan serta proses evakuasi, masing-masing kecamatan dan desa didirikan posko.
"Warga yang selamat saat ini masih berada di pos pengungsian. Sedang korban tewas di Tirtomoyo pencarian hari ini kembali dilakukan oleh Tim SAR. Beberapa ruas jalan yang putus saat ini juga sudah akan ditangani oleh Dinas PU," pungkas Tohari. (bgs/nrl)











































